Restoran Uma Oma dengan Sentuhan Modern
Salah Satu Potret Tampak Depan Restoran Uma Oma , Melawai , Jakarta Selatan Senin (27 Mei 2024)
Jakarta,Newslog- Ingin merasakan sensasi pulang kampung dan mencicipi masakan nenek
yang lezat? Kunjungi Uma Oma, restoran yang mengusung konsep unik dan inspiratif.
Didirikan dengan semangat untuk mengenang jasa nenek dan memberdayakan lansia,
Uma Oma menawarkan hidangan khas Nusantara yang autentik dan suasana nyaman layaknya
di rumah nenek. Pengunjung akan disambut dengan keramahan para "Oma" yang siap
memberikan pelayanan terbaik.
Lebih dari sekadar restoran, Uma Oma memiliki misi sosial yang mulia. Bekerja sama dengan
panti lansia, Uma Oma merekrut dan memberdayakan para lansia agar tetap produktif dan
berkontribusi di masyarakat. Program ini sekaligus menepis anggapan bahwa lansia tidak
mampu bekerja dan berguna.
"Kami ingin menunjukkan bahwa lansia bisa produktif dan bersinergi dengan generasi muda,"
ujar Almanzo Tomasoa, Manajer Uma Oma. "Uma Oma adalah bukti bahwa kesenjangan usia
bukan hambatan untuk mencapai kesuksesan bersama."
Uma Oma buka setiap hari dari jam 10.00 WIB s/d 22.00 WIB, dengan jam buka yang sedikit
lebih panjang di akhir pekan (09.00 s/d 22.00). Restoran ini tidak hanya menawarkan cita rasa
masakan nenek yang otentik, tetapi juga pengalaman yang menghangatkan hati dan inspiratif.
Uma Oma: Lebih dari Sekadar Restoran, Sebuah Inspirasi
Kunjungan ke Uma Oma bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan pelajaran
berharga tentang kasih sayang, gotong royong, dan pemberdayaan lansia. Uma Oma mengajak
masyarakat untuk melihat lansia bukan sebagai beban, melainkan sebagai sumber potensi dan
inspirasi.
Pesan Uma Oma untuk Masyarakat:
1. Hargai dan hormati lansia. Mereka adalah pahlawan yang telah banyak berjasa dalam hidup kita.
2. Berikan kesempatan bagi lansia untuk berkontribusi di masyarakat.Mereka memiliki banyak
pengalaman dan pengetahuan yang berharga untuk dibagikan.
3. Dukung usaha-usaha yang memberdayakan lansia. Bersama-sama, kita bisa ciptakan dunia
yang lebih inklusif dan ramah lansia.
Reporter : Aisyah